Skip to main content
Humane Foundation
Nutrisi & Kesehatan

Resistensi Antibiotic dari Industri Hewan: Penjelasan Patogen WHO Prioritas - Wawancara dengan Insider Industri

Banyak orang tidak tahu bahwa penggunaan antibiotik di industri pertanian dapat mendorong resistensi antibiotik, termasuk patogen yang diinginkan oleh WHO. Kami bertanya kepada seorang insider industri tentang hal ini.

Oleh Dr. Yohanesahyadi Surjaputra4 menit bacaJakarta, ID
Antibiotik di industri hewan
Humane Foundation / AI-generated

Resistensi antibiotik dari industri hewan telah menjadi isu serius di Indonesia, terutama karena penggunaan antibiotik di industri pertanian. Beberapa patogen yang diinginkan oleh WHO telah ditemukan resistensi terhadap antibiotik, yang dapat mempengaruhi keamanan makanan dan kesehatan manusia.

Apa itu resistensi antibiotik dan mengapa ini penting?

Resistensi antibiotik adalah masalah global yang dapat mempengaruhi keamanan makanan dan kesehatan manusia. Ketika patogen bertahan atau melawan antibiotik, infeksi dapat sulit diobati dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih besar. Indonesia adalah salah satu negara yang paling terpengaruh oleh resistensi antibiotik dari industri hewan.

Bagaimana resistensi antibiotik dari industri hewan mempengaruhi kesihatan manusia?

Resistensi antibiotik dari industri hewan dapat menyebabkan infeksi makanan yang sulit diobati, seperti campylobacteriosis dan salmonellosis. Ini dapat menyebabkan keluarga kehilangan pekerjaan dan uang, serta meningkatkan beban ekonomi rumah tangga. Selain itu, resistensi antibiotik dapat meningkatkan risiko infeksi pada pasien rumah sakit, terutama pada pasien yang memiliki sistem kekebalan rendah.

Apa patogen yang diinginkan oleh WHO yang telah ditemukan resistensi antibiotik?

WHO telah mengidentifikasi 12 patogen sebagai prioritas tertinggi untuk penelitian dan pengembangan baru antibiotik. Beberapa patogen ini telah ditemukan resistensi terhadap antibiotik, seperti Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterococcus faecium. Beberapa patogen lain juga telah ditemukan resistensi terhadap antibiotik, seperti Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli.

PatogenTipe resistensiJenis infeksi
Acinetobacter baumanniiResistensi terhadap semua antibiotikInfeksi darah, paru-paru, dan saluran kencing
Pseudomonas aeruginosaResistensi terhadap semua antibiotikInfeksi paru-paru dan saluran kencing
Enterococcus faeciumResistensi terhadap vancomycin dan ampicillinInfeksi darah, paru-paru, dan saluran kencing
Resistensi antibiotik patogen WHO prioritas. Source: WHO, 2021

Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik dari industri hewan?

Beberapa langkah dapat diambil untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik dari industri hewan, seperti mengurangi penggunaan antibiotik di industri pertanian, meningkatkan pendidikan dan kesadaran tentang risiko resistensi antibiotik, dan mendukung sistem pertanian halal sebagai alternatif yang baik.

Industri hewan harus menjaga penggunaan antibiotik untuk memastikan keamanan makanan dan kesehatan manusia.

Dr. Yohanesahyadi Surjaputra, Humane Foundation

Kasus infeksi makanan akibat resistensi antibiotik di Indonesia

Source: Kementerian Kesehatan Indonesia, 2021

Bagaimana sistem pertanian halal dapat membantu mengatasi masalah resistensi antibiotik?

Sistem pertanian halal dapat membantu mengurangi penggunaan antibiotik di industri pertanian, karena mengharuskan peternak untuk menjaga kebersihan dan kesehatan hewan tanpa menggunakan antibiotik. Ini dapat mengurangi risiko resistensi antibiotik dan meningkatkan keamanan makanan.

Pertanyaan umum

Apa yang menyebabkan resistensi antibiotik di industri hewan?+

Resistensi antibiotik di industri hewan dapat disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak sehat, serta kondisi lingkungan yang buruk untuk hewan.

Bagaimana resistensi antibiotik mempengaruhi keamanan makanan?+

Resistensi antibiotik dapat menyebabkan infeksi makanan yang sulit diobati, seperti campylobacteriosis dan salmonellosis, yang dapat menyebabkan keluarga kehilangan pekerjaan dan uang, serta meningkatkan beban ekonomi rumah tangga.

Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik dari industri hewan?+

Beberapa langkah dapat diambil untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik dari industri hewan, seperti mengurangi penggunaan antibiotik di industri pertanian, meningkatkan pendidikan dan kesadaran tentang risiko resistensi antibiotik, dan mendukung sistem pertanian halal sebagai alternatif yang baik.

Enjoyed this? Save or share.

Nutrisi & Kesehatan

Unggulan